Peran Pendidikan Tinggi menjadi sangat sentral dalam membangun daya saing bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui penemuan di bidang industri, pertanian, kesehatan, teknologi infrastruktur dan sosial ekonomi secara luas, Perguruan Tinggi dijadikan sebagai salah satu  sumber inovasi dan solusi kemajuan pembangunan bangsa dan negara. Permasalahan pengangguran, kemiskinan, ketahanan pangan, kebodohan, korupsi, kerusakan lingkungan hidup dan penderitaan karena sakit-penyakit, keterbelakangan teknologi, dan persoalan kehidupan bangsa lainnya adalah juga merupakan tanggungjawab Perguruan Tinggi.

Pada kurun waktu 25 tahun ke depan juga akan terjadi peningkatan persaingan pasar kerja, peningkatan tuntutan kebutuhan masyarakat akan pangan (food), energy (fuel), pakan (feed), bahanbaku industry, keuangan (finance)danbiofarmaka (farmacy) yang berkualitas, peningkatan standar-standar pendidikan tinggi, tata kelola pemerintahan yang baik (good goverment dan good governance) serta good university governance). Pada tataran itu, Perguruan Tinggi diharapkan mampu menciptakan lulusan/ sumber daya manusia yang berkualitas, relevan dan berdaya saing, serta memiliki pengetahuan dan teknologi yang unggul dengan kemampuan inovasi yang tinggi.

Fakultas Pertanian, sebagai salah satu unit pelaksana dari Universitas Nusa Cendana, juga diharapkan mampu berkontribusi di dalam upaya mencari, menemukan dan memberikan solusi bagi persoalan-persoalan bangsa dan negara, antara lain melalui peningkatan mutu SDM lulusannya, peningkatan relevansi dan penciptaan ilmu, pengetahun, teknologi dan keterampilan. Jika ditata dan dikelola secara profesional, dengan dijiwai naungan visi, misi, tujuan dan program kerja Universitas Nusa Cendana, maka tidaklah mustahil satu atau beberapa persoalan-perosalan bangsa di atas dapat diatasi oleh SDM dan IPTEK yang bermutu.

Kondisi Riil Provinsi Nusa Tenggara Timur yang di dominasi pertanian lahan kering dengan tingkat kerawanan pangan yang tinggi menuntut kepedulian dan keterlibatan Fakultas Pertanian Undana secara nyata. Partisipasi tersebut dapat diwujudnyatakan dengan keterlibatan langsung civitas akademika dalam pelaksanann tridharmanya. Selain itu, dapat juga dinyatakan dengan memproduksi IPTEK Pertanian Lahan Kering dan lulusan yang bermutu, relevan dan berdaya saing.

bagikan artikel di

FacebookLinkedinTwitter